Postingan

Menampilkan postingan dengan label cerpen

Cerpen: Pertemuan Dhuha

Gambar
"Apakah karena sudah wafat, Bapak lebih banyak tahu dan paham hidup sekarang?" Aku bertanya sembari memandang riak air di kolam.  Saat masalah hidup datang bertubi, rindu datang dan sosok itu pun menemuiku, anak kesayangan yang durhaka sembari membagi secercah harapan, penghapus kerinduan dan obat bagi penyesalan.   "Setidaknya aku sudah lebih berpengalaman darimu, Nak.” Lelaki tujuh puluh tahunan lebih itu memandangku. Tatapannya seolah menunjukkan bahwa ia sudah lelah dengan segala ngeyel-ku.  Meski pasti ia sudah sering bertemu dengan banyak murid sepertiku di sekolah yang diasuhnya dulu, bertahun silam. Satu sekolah menengah  atas swasta yang terkenal dengan kebandelan siswanya.   "Allah memaksa kita hidup, Bapak. Dengan pemberian yang berbeda-beda dan segala  aturan-Nya. Aku ... aku merasa sedang tidak suka dengan semua itu sekarang. "   "Hapus prasangka, semua prasangkamu pada-Nya, Nduk. Prasangka karena kebodohan, kebelumtahuan dan kebelumpahama...

Cerpen: B R I N D I L

Gambar
Hari ini masih seperti kemarin, rasanya kurang atau bahkan tidak semangat. Homestay yang mestinya sudah butuh disapu, dipel kubiarkan berbedak tipisnya debu. Homestay dua lantai yang kutunggu semakin sepi setelah pandemi. Tenggorokan terasa kering. Susah menelan dan hanya lega dengan segala sesuatu yang hangat semacam bubur atau air hangat. Ah, seperti Mbah Kakung juga Mbah Putri, para pensiunan di tempat asalku saja aku kini. Maunya yang hangat dan lembut saja. Semoga ini bukan karena covid-19 yang cantik berbentuk mahkota itu.  Dua tiga hari anak remaja yang butuh kuota, HP atau sekedar konsultasi PR datang ke homestay. Mereka datang memakai masker dan cuci tangan.  Setiba di homestay, masker mereka plorot . Ludah bebas berhamburan. Meski sudah diminta membawa perlengkapan pribadi seperti mukena, alat makan minum sendiri, namanya bocah, anak baru gede, masih suka seenaknya dhewe .  Aku yang harus tetap pakai masker atau face shield . Dan sekarang, semoga aku hanya dehi...